Rumus Bangun Datar Lengkap – Menghitung Luas dan Keliling

Rumus Bangun Datar – Berikut ulasan lengkap mengenai cara menghitung luas bangun datar dan keliling yang disertai kumpulan contoh soal dan jawaban perhitungan luas bangun datar. Pada ulasan kali ini kami akan berbagi tentang beberapa rumus bangun datar lengkap dengan pengertian, definisi serta gambarnya yang mungkin akan memudahkan kita semua untuk menghitung serta mencari luas dan volume bangun datar tersebut.

Pada dasarnya bangung datar memiliki berbagai macam bentuk seperti persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, layang-layang, serta lingkaran itu semua termasuk kedalam golongan bangun datar. Nah, langsung saja mari kita simak definisi bangun datar satu-persatu lengkap dengan rumus luas, keliling bangun datar berikut ini.

Rumus Menghitung Luas Bangun Datar :

Rumus Persegi

Definisi Persegi :
Persegi adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang sama panjang dan memiliki empat buah sudut siku-siku.

Sifat Persegi:

  • Mempunyai 4 titik sudut.
  • Mempunyai 4 sudut siku-siku 90⁰.
  • Mempunyai 2 diagonal yang sama panjang.
  • Mempunyai 4 simetri lipat.
  • Mempunyai 4 simetri putar.

Rumus Persegi Luas dan Keliling:

Bangun persegi memiliki 4 buah simetri putar dan 4 buah simetri lipat.

Rumus :

  • Keliling : 4 x s
  • Luas : s x s (s2)

Keterangan: S = sisi.

rumus bangung datar

Rumus Persegi Panjang

Definisi:
Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya, dan memiliki empat buah sudut siku-siku.

Sifat Sifat:

  • Sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
  • Sisi-sisi persegi panjang saling tegak lurus
  • Mempunyai 4 sudut siku-siku 90⁰.
  • Mempunyai 2 diagonal yang sama panjang
  • Mempunyai 2 simetri lipat.
  • Mempunyai 2 simetri putar.

Rumus Persegi Panjang Keliling dan Luas:

Bangun persegi panjang memiliki 2 buah simetri putar dan 2 buah simetri lipat.

Rumus :

  • Keliling : 2 x (p+l)
  • Luas : p x l

Keterangan P= panjang | L= lebar.

Rumus Segitiga

Definisi segitiga:
Segitiga adalah bangun geometri yang dibuat dari tiga sisi yang berupa garis lurus dan tiga sudut.

Sifat-Sifat Segitiga:
Jumlah sudut pada segitiga besarnya 180⁰.

Jenis-jenis segitiga :

  1. 1) Segitiga Sama Sisi
    a. mempunyai 3 simetri lipat.
    b. mempunyai 3 simetri putar.
    c. mempunyai 3 sisi sama panjang.
    d. mempunyai 3 sudut sama besar yaitu 60⁰.
  2. 2) Segitiga Sama Kaki
    a. mempunyai 1 simetri lipat.
    b. mempunyai 1 simetri putar.
    c. mempunyai 2 sisi yang berhadapan sama panjang.
  3. 3) Segitiga Siku-Siku
    a. tidak mempunyai simetri lipat dan simetri putar.
    b. mempunyai 2 sisi yang saling tegak lurus.
    c. mempunyai 1 sisi miring.
    d. salah satu sudutnya adalah sudut siku-siku yaitu 90⁰.

Ada beberapa macam bentuk bangun segitiga, lebih jelasnya simak ulasan berikut:

  • Segitiga sama kaki
    Bangun segitiga sama kaki memiliki 1 buah simetri putar dan 1 buah simetri lipat.
  • Segitiga sama sisi
    Bangun segitiga sama sisi memiliki 3 buah simetri putar dan 3 buah simetri lipat.
  • Segitiga siku-siku
    Bangun segitiga siku-siku tidak memiliki simetri lipat dan memiliki 1 buah simetri putar.
  •  Segitiga sembarang
    Bangun segitiga sembarang tidak memiliki simetri lipat dan memiliki 1 buah simetri putar.

Rumus Keliling Segitiga: AB+BC+AC
Rumus Luas Segitiga:½ x a x t.

Keterangan: a = alas | t= tinggi.

Rumus Jajar Genjang

Definisi:
Jajaran Genjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya, dan memiliki dua pasang sudut bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut di hadapannya.

Sifat-Sifat:

  • Tidak mempunyai simetri lipat dan simetri putar.
  • Sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Dua sisi lainnya tidak saling tegak lurus.
  • Mempunyai 4 sudut, 2 sudut berpasangan dan berhadapan.
  • Sudut yang saling berdekatan besarnya 180⁰.
  • Mempunyai 2 diagonal yang tidak sama panjang.

Jajar Genjang adalah bangunan yang memiliki 2 buah simetri putar dan tidak memiliki simetri putar.

Rumus Jajar Genjang:

Rumus keliling jajar genjang: AB+BC+CD+AD
Rumus luas jajar genjang: a x t

Keterangan: a=alas | t=tinggi.

Rumus Trapesium

Definisi trapesium adalah bangun segiempat dengan sepasang sisi berhadapan sejajar.

Pengertian Trapesium dan jenis-jenis trapesium:

  1. Trapesium sembarang
    Bangun trapesium sembarang memiliki 1 buah simetri putar dan tidak memiliki simetri lipat.
  2. Trapesium sama kaki
    Bangun trapesium sama kaki memiliki 1 buah simetri putar dan 1 buah simetri lipat.
  3. Trapesium siku-siku
    Bangun trapesium siku-siku memiliki 1 buah simetri putar dan tidak memiliki simetri lipat.

Rumus Trapesium:

Rumus Keliling Trapesium: AB+BC+CD+DA
Rumus Luas Trapesium: ½ x jumlah sisi sejajar x tinggi.

Rumus Layang-layang

Definisi layang-layang adalah bangun geometri berbentuk segiempat yang terbentuk dari dua segitiga sama kaki yang alasnya berhimpitan. Bangun layang-layang memiliki 1 simetri putar dan 1 simetri lipat.

Sifat-Sifat:

  • Mempunyai 1 simetri lipat. Tidak mempunyai simetri putar
  • Mempunyai 4 sisi sepasang-sepasang yang sama panjang.
  • Mempunyai 4 buah sudut.
  • Sepasang sudut yang berhadapan sama besar.
  • Mempunyai 2 diagonal berbeda dan tegak lurus.

Rumus Layang-Layang:

Rumus Keliling Layang-Layang: 2 x (AB+BC)
Rumus Luas Layang-Layang: ½ x d1 x d2.

Keterangan: d = diagonal.

Rumus Lingkaran

Definisi lingkaran adalah merupakan kurva tertutup sederhana beraturan.

Sifat-Sifat:

  • Jumlah derajat lingkaran sebesar 360⁰.
  • Lingkaran mempunyai 1 titik pusat.
  • Mempunyai simetri lipat dan simetri putar yang jumlahnya tidak terhingga.

Istilah-istilah dalam lingkaran :

  • Diameter lingkaran (d) yaitu ruas garis yang menghubungkan dua titik pada busur lingkaran melalui titik pusat lingkaran.
  • Jari-jari lingkaran (r) yaitu ruas garis yang menghubungkan titik pada busur lingkaran dengan titik pusat lingkaran.
  • Tali busur yaitu garis yang menghubungkan dua titik pada busur lingkaran dan tidak melewati titik pusat lingkaran.
  • Busur yaitu bagian lingkaran yang dibagi oleh tali busur.
  • Juring yaitu daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh 2 jari-jari maupun busur lingkaran.
  • Susut pusat yaitu sudut yang dibentuk oleh 2 buah jari-jari.

Rumus Lingkaran:

Keterangan: π = phie = 3,14 | r = jari-jari lingkaran.

Contoh Soal Perhitungan Luas Bangun Datar

1.) Diketahui sebuah lingkaran dengan jari-jari 4 cm, berapakah luas lingkaran tersebut?

Jawaban:

Luas = π x r²

  • = 3,14 x 4²
  • = 50,26 cm

Jadi luas lingkaran tersebut adalah 50,26 cm.

2.) Berapa luas lingkaran jika diketahui diameternya 25 cm?

Jawaban:

Diketahui:

Diameter = 25 = 1/2 r = 12,5 cm

Maka Luas = 3,14 x 12,5²

= 490,87.

Sekian ulasan mengenai cara menghitung rumus bangun datar luas dan keliling beserta contoh soal dan jawaban pembahasan yang dapat kami tuliskan kali ini. Semoga apa yang telah kita bahas dalam artikel kali ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan kita semua, khususnya untuk teman teman yang sedang belajar pelajaran matematika mengenai bangun datar.

Keywords:

rumus bangun datar,rumus luas,luas bangun datar,keliling bangun datar,Cara mencari luas bangun datar,Gambar dan rumus disertai keliling bangun ruang,tuliskan masing masing bangun datar tersebut untuk luas dan keliling,Keliling dan l,Luas bamgun datar,luas bangun da